TAK INGIN
Tak ingin rasanya berpisah, tak ingin sedetik pun,
Tapi inilah hidup yang tak bs kutebak, kemana akan melangkah,
Berharap untuk lebih akan lebih menyakitkan hati ini,
Berharap untuk besama terasa bagai khayalan bagiku,
Berdiri dengan tegak hingga sampai aku tak sanggup berdiri lagi,
Dan dengan kedua lututku aku bertahan,
hingga aku tak mampu untuk bertahan,
dan aku akan terjatuh dari puncak penantian,
hingga mati dengan membawa cintamu.
MAHAKARYA
Sebuah mahakarya akan hadirnya mempesona setiap adam…
Menggugah keindahan yang telihat disekitar pandangan…
Tak berkedip kurasakan, tak terpejamkan…
Karna kau mahakarya yang diberikannya untukku..
KEPASTIAN CINTA
Sempat aku ragu akan sesuatu
akan hal yang mengganggu hatiku
sempat aku merasa tak berdaya
ketika aku sendiri dan terluka
kau tak pernah bilang maumu
kau selalu membisu tanpa kata
tanpa penjelasan dan kepastian
kepastian akan cinta, cinta kita....
HINGGA AKHIR KEPERGIANKU
Seumpama pena yang tegas mengoreskan tintanya..
Selayak kertas yang selalu setia menerima setiap goresan..
Tak berujung jalan yang kuharapkan..
Tak berdetak jantung yang kurasakan..
Saat aku tak merasakan lagi kehadiran..
Kehadiran akan sosok yang kuidamkan dulu..
Dimana dulu pena yang pernah mengambarkan keindahan..
Apakah pena itu telah hilang..
Seiring perjalanan waktu yang tlah dijalani..
Apakah pena itu telah habis tintanya..
Hingga kau tak mampu untuk menggoreskannya lagi..
Sungguhh..sungguhh aku tak tau, aku tak mengerti..
Apakah kertas ini telah terisi penuh oleh tintamu..
Aku rasa tidak..
Aku merasa masih banyak ruang untuk kau menggoreskan pena itu..
Aku rasa kertas ini akan cukup untuk menemaniku hingga akhir..
Hingga akhir kepergianku..
KEBAIKAN
tanah kubur dan batu nisan
hanya sebagai tanda karna kita pernah ada di dunia
berikanlah semua kebaikanmu di dunia
biar menjadi tanda kita akan abadi di surga
BELUM TENTU ADA
hari ini kita masih diberi kesempatan untuk menghirup udara
hari ini kita masi bisa tertawa dan menangis
hari ini kita masi bisa berbuat kebaikan bagi sesama
lakukanlah itu hari ini karna besok kita belum tentu ada
BAHAGIAKAN!!!
sejenak aku merenung
dalam renunganku kulihat seorang tua yang sedang duduk di kursi kayu
dia terlihat lesu dan matanya pun tampak kosong
yang aku lihat hanya kesedihan yang dia punya
seketika aku bertanya, mengapa kau seperti ini?
dia menjawab, aku hanya menantikan anakku yang tak jua pulang
apakah dia akan membiarkanku sendiri di sini tua dan mati!!!
NB : bahagiakan orang tuamu sebelum kau bahagiakan orang lain
SANG PENCIPTA
bukan mentari, bukan bintang, bukan juga rembulan..
yang mendatangkan cahaya..
semua itu hanya perantara
tapi allah swt lah yang membuat semua itu bekerja seperti yang semestinya..

No comments:
Post a Comment